inilah jeleknya cerita bersambung. harus ada kelanjutannya, padahal saya lagi gak mood untuk membicarakan ini. Yah, daripada jadi kisah yang menggantung, mending kita selesaikan:) Dan untuk cerita yang satu ini, sisi perfeksionis saya harus diredam dulu..
Setelah saya mengutarakan jawaban tentang konsep "saling percaya" ke Kak Franz, tanggapan beliau adalah seperti ini :
Subhanallah. Tapi kakak pernah dengar kisah yang bertolak belakang dengan yang enggar bilang loh. Ada saatnya ketika kita dikecewakan oleh kepercayaan yang telah kita berikan pada orang lain. Orang yang kita anggap akan membantu kita, lambat laun akan gugur satu persatu, hingga tersisa sang ketua. Itu pun Alhamdulillah karena dia tidak ikut apa yang dilakukan teman-temannya. Dan lebih mengejutkan lagi, orang yang tidak kita percaya malah menjadi orang-orang yang menolong kita dalam kesusahan.
Kakak hanya ingin bilang bahwa kita harus percaya. Percaya bahwa orang itu bisa baik, tetapi bila kita lihat dia menghilang atau tidak mampu, kita harus mempercayai kenyataan bahwa orang itu tidak bisa. Dan jangan dipaksakan yang hasil akhirnya akan menyulut api permusuhan. Jadilah ketua yang pengertian dan taat sistem.
Membangun sebuat sistem dari awal itu sangatlah berat. Tidak hanya menderita, tapi banyak konsentrasi yang kita curahkan. Tapi lebih baik karena nanti kita akan bersantai dan senang disaat orang lain masih sibuk bergerak tidak jelas karena tidak adanya sistem. Membangun sistem itu layaknya membangun sebuah fondasi. Kita berpanas-panasan, kita harus mengukur lebarnya, kita harus hati-hati dalam merencanakan karena dampaknya jangka panjang. Membangun sistem tidak seperti menyusun batu bata yang memang pas ketika ditumpuk-tumpuk. Fondasi ini merupakan batu yang bentuknya tidak beraturan, konsentrasi semennya mungkin lebih banyak, tapi hasilnya sungguh luarrr biasa kan... Tidak mungkin petronas bisa berdiri megah bila fondasinya tidak dibangun dengan sungguh-sungguh.
Lalu saya menemukan jawabannya:
" ... Bukan dengan menderita atau tidak menderita. Derita itu relatif.
NIKMATI SAJA PROSESNYA, DAN LIHAT APA YANG TERJADI... "
and my problems are CLEAR!
selanjutnya tinggal realisasinya..
bagaimana sistem yang akan saya terapkan pada Anggota Magang?
pada Pendpro?
pada SMSO?
pada BEM?
jawabannya bisa berbeda-beda tergantung zaman. Bagaimana dengan zaman ini?
...........................
sekali lagi saya harus berpikir keras
buatlah sistem dengan baik
dengan cara saya sendiri
the end
Tidak ada komentar:
Posting Komentar