Karena sudah ada yang memarahi saya. Saya tak perlu memarahi diri saya lagi. Karena sudah ada yang kecewa karena saya, saya tak perlu mengatakan bahwa saya mengecewakan diri saya sendiri. Saya memang butuh pelajaran untuk tidak menyepelekan waktu. Memang saya yang salah karena terlalu santai. Terlalu meremehkan pekerjaan ini.
Saat kalian membaca ini, mungkin saya telah mengulangi kesalahan saya. Mungkin saya telah mengecewakan hati yang lainnya. Sungguh saya tak bisa mengatur diri saya sendiri. Dan orang seperti saya masih mendapat tempat di hati kalian, sungguh saya malu pada diri saya sendiri.
Bismillah..
Saya akan mengevaluasi diri, mulai dari sekarang:
1. komitmen terhadap waktu. Berjanjilah terhadap waktu sama seperti kau berjanji untuk menyayangi kedua orang tua, berjanji untuk belajar rajin, berjanji untuk tidak pernah menelantarkan orang tua dan anak di kehidupan nanti. Waktu adalah semangat. Ketepatan waktu bermakna kau menghargai si pembuat waktu. Sebaliknya, menghamburkan waktu adalah perbuatan setan.
Mulai komitmen terhadap waktu dimulai dengan shalat tepat waktu.
2. Lakukan sekarang. Apa yang bisa kau kerjakan, kerjakan sekarang. Tidak bermaksud mempermasalahkan perfeksionis dalam dirimu. Selama ini semua baik-baik saja kan? Hanya saja sikapmu menunda pekerjaan sungguh tidak bisa ditolerir lagi. Hormati orang yang memberi amanah kepadamu, jangan kecewakan dia. Dia telah percaya, dan tak akan pernah kepercayaan seseorang pulih 100% setelah pernah dikewewakan.
3. Tegaslah pada diri sendiri terhadap Facebook, Twitter, dan Blog. Sadarkah, kamu terlalu banyak berleha-leha di sana. Termasuk menulis blog ini. Berapa banyak waktu pelrian yang terbuang karena menulis ini? Sungguh begitu banyak waktu terbuang untuk itu.
4. Kompartemenkan hati. Minimalisir pengaruh subjektif hati, kalau bisa hilangkan. Takkan ada yang berubah, walau kau tak berinteraksi dengannya. Ini tentang amanah. Mengkhianati amanah sungguh berat dosanya. Tolong berdamai dan kompromilah dengan hati dan mood. Jangan jadikan mood patokan. Mood sedang labil sekarang, jangan terus dibiasakan.
Kesimpulan :
Lakukan sekarang. lakukan sekarang. Apa yang bisa kau lakukan, lakukanlah sekarang.
Target selanjutnya apa?
1. Temui dekanat, LPJ Spectrin untuk mencairkan dana agar bisa pesan tiket ke Bali
2. Urus administrasi ke Bali, memang tugas Pendpro
3. Konsultasi ke Dosen terkait, sungguh esai ini takkan bisa menang bila dibiarkan begini. Teman pun sumber referensi yang baik.
4. Sepulang dari Bali, kerjakan PKM mu..
Bismillah.. bismillah..
Ya Allah ampuni hambamu yang penuh kekurangan.. Hadi, Adis.. so sorry to choose a partner like me.. maaf aku mengecewakan kalian.
Maaf.
Maaf dari hati...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar