Kerjaan Saat Mengawas TO SI NF (2)

Baca Bahan Ajar BIP, di sana..

Antara Usaha dan Doa

Sepanjang sejarah peradaman manusia, baik primitif atau modern, dalam zona kebaikan atau kejahatan, kesuksesan mereka masing-masing selalu ditentukan oleh sejauh mana usaha mereka untuk mencapai tujuannya. Tak ada kejayaan diberikan oleh orang yang berpangku tangan, tak ada kemenangan dianugerahkan oleh para penonton, tak ada kemuliaan dan kedudukan tinggi yang disematkan kepada orang malas, tetapi melainkan kedapa orang yang hari-harinya diisi oleh usaha dan kerja keras.

Bagi seorang muslim, lihatlah diluar sana, sangat banyak manusia berusaha meraih impian mereka, dengan beragam usaha, bahkan tak peduli benar salah dan halal haram dari cara yang mereka tempuh. Diperburuk lagi, tidak sedikit dari tujuan-tujuan itu adalah tujuan yang dibenci agama dan manusia, serta ditolak oleh nurani. Hari-hari mereka, waktu dan terjaganya mata mereka, didedikasikan untuk tujuan dan impian tersebut, walau itu kejahatan. Adapun anda, saat ini tengah mendambakan prestasi akademis; dambaan yang benar dan mulia. Maka apa yang mebuat anda kalah dibanding usaha mereka? Apa yang membuat anda diam padahal mereka bergerak, dan apa yang membuat anda tertunduk ketika mereka tegak? Padahal anda sedang memperjuangkan kemuliaan, yaitu ilmu, iman, dan amal. Anda sedang memperjuangkan warisan kenabian, yaitu ilmu, iman, dan amal. Dan, anda sedang memperjuangkan syarat mutlak bagi kemakmuran dunia dan akhirat, yaitu ilmu, iman, dan amal. Maka berusahalah dan berjuanglah.

Kenapa harus ada usaha??

1. Karena berusaha untuk sukses adalah perintah agama

Islam adalah agama yang memanggil umatnya untu bergerak, tidak statis.

Dan Katakanlah: "Bekerjalah kalian, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu..." (QS. AT Thaubah (9): 105)

Ayat ini menggunakan kata perintah (fi'il amr) yaitu i'maluu (bekerjalah kalian), dan hukum dasar dari perintah adalah menunjukkan wajib. Maka, adalah suatu hal terlarang (haram) dalam agama bagi seorang muslim menyengaja untuk diam, tidak bergerak, dan menganggur.

2. Karena usaha adalah sunatullah kehidupan di dunia

Allah berfirman: "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri" (QS Ar Ra'du (13): 11)

Mengapa harus ada berdo'a?

1. Berdoa adalah perintah Allah

"Jika kamu berdoa, mintalah kepada Allah, jika kamu meminta pertolongan, mintalah pada pertolongan Allah." (HR. Tirmidzi No. 2516, Ahmad No. 2669 Syaikh Al Albani mengatakan: shahih.)

Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa
"Memintalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan permintaanmu" (QS Al Mu'min (40): 60)

2. Berdoa merupakan tanda pengabdian dan bukti pengesaan kita kepada Allah

Di ayat yang sama Allah menyebut orang yang tidak mau berdoa sebagai orang yang menyombongkan dirinya:

"Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Al Mu'min (40): 60)

3. Berdoa merupakan perilaku orang-orang mulia

Dalam Al Quran banyak dikisahkan doa para nabi dan shalihin yang sangat menggugah. Orang-orang mulia tetap memohon pertolongan kepada Allah ketika menghadapi kesulitan dalam dakwah, ujian hidup, dan juga peperangan.

4. Berdoa adalah bagian dari usaha dan sukses itu sendiri

Mengapa Doa Tidak Dikabulkan?

1. Makan dan minum dari yang haram

2. Tergesa-gesa dalam berdoa

3. Meninggalkan kewajiban

4. Menjalankan larangan dan maksiat

5. Allah sedang menguji hambaNya

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui (QS Al Baqarah (2): 216)

Tidak ada komentar: