Happy Valentine

Happy Valentineeeee!!!!!!!!!!!!!!

Ini tanggal 14 februari 2011 pukul 01.24 pagi! Ha, bentar.. kalo ini jam segitu berarti setengah dua dong??? WHAT! Parah.. parah.. harusnya udah bobok jam segini. Mana besok kuliah jam setengah delapan pagi, dr. Arisman pulak. Bisa-bisa dihina lagi oleh beliau. Ckckck..

Oke, berhubung mata belum menyepakati untuk tidur, aku akan bercerita tentang sejarah valentineku.. hahaha

Aku baru tahu ada yang namanya hari valentine saat kelas 5 SD (kalo ga salah). Ada temenku yang memberikan hadiah saat itu. Cewek, dia. Dan aku pun membalasnya dengan memberikan hadiah kepadanya dan beberapa teman lainnya. Aku masih inget, hadiahnya adalah bingkai foto lucu yang aku dan Ibuku beli di JM palembang. Dan aku tetap tak mengerti makna hari itu. Tengs to ArinJ Dia yang memberiku hadiah awalnya.

Selanjutnya adalah ketika SMP kelas I. Tahun 2004. Pertama, karena memang di SMP Kusuma Bangsa valentine adalah agenda wajib. Kedua, karena saat itu aku punya pacar! Backstreet memang. Aku rela tak makan siang, menabung uang jajan untuk membelikan kado valentine terbaik untuknya. Karena masih lugu, aku memberikan dia boneka pink hati. Belakangan aku merasa bodoh, karena dia itu cowok, tapi aku beri boneka. Dasar aneh.. haha.. Dia pun memberikan kado valentine untukku. Sebuah CINCIN! Cincin hati yang dipanah. Bagus sekali, mata cincin itu berwarna biru. Namun karena backstreet, aku tak berani menggunakan cincin itu di rumah. Aku simpan, di sekolah aku pakai. Karena pakai-lepas-pakai-lepas, akhirnya cincin itu hilang! Oh NO!!! Itulah kebodohan Enggar nomer sekian.

Tahun-tahun selanjutnya aku tak pernah mendapatkan kado valentine spesial lagi. Itu karena aku memang tak punya pacar lagi. Ayahku melarang pacaran. Jadi, dialah satu-satunya kenangan valentine yang aku punya. Memang cokelat selalu ada, tapi dari teman. Bukan seseorang yang menurutku spesial. Untuk temanku yang baca, haha.. maaf. Kamu spesial kok say, tapi spesial sebagai teman.

Nah, tahun 2011 ini valentine ada lagi. Tapi dengan format yang berbeda. Tak ada peringatan, karena acara ini dilarang. Hmm.. mungkin gak aku dapat kado valentine spesial ya?? Haha.. ngarep..ngarep.. kalopun dapet, dari siapa coba? Tapi tenang, teman. Dapet gak dapet, aku akan tetap cerita, kok.. oke? See you..

Still loving you, my blog. Untung ada kamu..

Tidak ada komentar: