ini semua karena alip

andai ada yang tau rasanya didalam 'sini'.
hampa
campa
ga ada rasa
ga berselera

aku merasa itu adalah hak aku untuk menuntut dan mempertanyakan 'kenapa?" i'd done my best! tapi gak pernah dapet yang the best. aku udah ngerelakan semuanya. tapi kenapa rasanya tetep aja sesakit ini. kecewa...
terlalu kaku untuk mengatakan "pedih" karena emang bukan itu rasanya. tapiii, ada sesuatu yang beda. rasanya kayak jadi pecundang dalam sebuah lomba drama padahal aku sudah usaha maksimal.
mau nangis? mau banget, tapi buat apa? ini 100% kesalahanku..

aku enggar. cewek.
kalo otakku dibelah mungkin kalian akan lihat 80% isinya adalah olimpiade. begitu juga kalo hati yang dibelah. isinya OLIMPIADE.
hidup, hasrat, semangat semuanya buat olimpiade. gak setengah2.. andai aku bisa lebih pinterrr... andai aku bukan aku
andai aku yang dulu tidak mati karena keakuanku, aku.. mati..

apa yang harus dilakukan oleh seorang pecundang?
menata kembali hidupnya dan tidak mengabarkan kegagalannya pada orang2 terdekat? alangkah pecundangnya sikap itu. membiarkan orang lain memandang dirinya tinggi, padahal sebenarnya tidak lebih dari seorang orang yang gagal.

aku kecewa pada diri aku. kurang semangat, kurang usaha..

maav, ya telah mengecewakan kalian..

Tidak ada komentar: